Cara Jitu Mengentaskan Kemiskinan
Posted by bisnissosial on 16 May 2009
Anda ingin mengentaskan kemiskinan?
Lakukanlah dengan cara paling jitu: Jadilah pengusaha!
Dengan menjadi pengusaha, anda berpeluang besar untuk
menolong diri anda sendiri, keluarga anda, orang-orang
sekitar anda, bahkan orang lain yang tidak anda kenal.
Misal, anda jadi pengusaha industri tempe. Maka orang-orang
yang dapat merasakan manfaat dari usaha anda adalah:
- Petani yang menanam kedelai
- Penjual dan produsen pupuk tanaman kedelai
- Pedagang kedelai
- Pengangkut bahan mentah dan produk jadi
- Karyawan anda
- Anda sendiri dan keluarga anda
- Reseller/pedagang tempe hasil produksi anda
- Bahkan konsumen yang makan tempe anda yang: lejat, sehat
dan terjangkau.
Penyebab utama kemiskinan pada umumnya adalah pengangguran.
Dengan anda jadi pengusaha maka anda akan dapat menciptakan
lapangan pekerjaan bagi karyawan anda dan stake holders bisnis
anda. Andai usaha anda menyerap 10 orang karyawan, dan masing
masing karyawan mempunyai 5 orang anggota keluarga, maka usaha
anda sudah dapat mendatangkan manfaat untuk 50×5 orang= 50
orang. Belum lagi anda dapat menyisihkan laba hasil usaha anda
berupa zakat, infak dan sodakoh. Anda dapat menyumbang anak
yatim, panti asuhan, dan fakir miskin lainnya.
Bukankah Kalau kita renungkan, tanggung jawab kita sesama
manusia, paling tidak ada 3:
- Tanggung jawab terhadap diri sendiri
- Tanggung jawab terhadap keluarga
- Tanggung jawab terhadap lingkungan (masyarakat)
Demikian besar multiplier effect atau efek domino dari manfaat
jadi pengusaha, baik untuk diri sendiri, keluarga maupun
orang lain.
Hidup ini tidak berarti apa-apa sebelum kita berarti untuk
orang lain.
Menggali Ide Bisnis Di Saat Krisis …… (Bersambung)
Tulisan Sebelumnya: Apakah Anda Orang Kaya atau Orang Miskin?

May 17th, 2009 at 05:52
Kebanyakan orang yang mau jd pengusaha pasti kendalanya adalah permodalan
May 17th, 2009 at 07:10
Yang sulit untuk jadi Pengusaha adalah “memulai” menjadi pengusaha, terutama bagi yang pernah menjadi karyawan. Kesulitan-kesulitan muncul pada awal beralih menjadi pengusaha, mulai dari ide usaha, lokasi, modal usaha, ekspetasi pendapatan, dan lain-lain. Dan yang saya rasa dapat membantu menyelesaikan masalah-masalah itu adalah “Insting Pengusaha”. Yang saya ingin tahu, apakah ada cara untuk mengasah “Insting Pengusaha” bagi yang belum pernah menjadi pengusaha ?
May 17th, 2009 at 08:11
wirausaha memang solusi awal untuk mengentas kemiskinan
May 17th, 2009 at 11:30
ditunggu yg peluangnya 98%…
May 17th, 2009 at 15:18
Saya setuju, Intinya adalah CIPTAKAN LAPANGAN PEKERJAAN. Berapa banyak saat ini para sarjana yg menganggur???(jd ingat lagunya Iwan Fals). Fenomena ini sebenarnya akibat mentalitas para sarjana kita (termasuk saya
)yg masih saja mau menjadi “pembantu”. Saat akan sarjana dulu, yg selalu kita jadikan bahan pembicaraan pasti nanti kerja di mana? melamar pekerjaan di mana?, jarang sekali pembicaraan sebaliknya. Salam kenal.
May 17th, 2009 at 20:50
@yosephs
aku gak ikutan … beda jalur..
aku ragu kemampuanmu seps.. aku sedikit supporting untuk usaha muda yang satu ini.
salam
May 17th, 2009 at 21:21
inilah solusi yang paling tepat.
May 18th, 2009 at 01:37
menarik..
salam kenal
May 18th, 2009 at 09:11
Bila saya bandingkan dengan negara Korea, dimana perusahaan besar seperti Hyundai, mereka memberikan modal kepada masyarakat menengah kebawah untuk membuat part2 kendaraan tersebut, mereka di pinjamkan alat cetak dan disuplay bahan baku, lalu masyarakat tersebut memproduksi part2 tersebut, walhasil masyarakat di sana ekonominya terangkat.
Korea mampu keluar krisis ekonomi pada tahun 1998 hanya 6 bulan saja, yah itu semua datang karena kesadaran dan tinkat kecintaan kepada bangsa mereka sangat tinggi, contohnya yah seperti diatas, perusahaan besar2 di Korea membantu negerinya untuk keluar dari krisis Moneter saat itu…
Indonesia..??? Bisa gak yah kayak Korea gitu??
May 18th, 2009 at 10:38
salam bloger..
May 18th, 2009 at 18:23
saya juga ingin jadi pengusaha..membuka lapangan kerja baru. HIDUP pengusaha!!!
May 19th, 2009 at 00:56
Jadi pengusaha? Kupikir ide yg baik dan yakin banyak orang yg mau. Kendala yg biasa dihadapi adalah permodalan(uang). Dari pengalamanku, sebetulnya itu bukan faktor utama. Modal uang memang perlu, tapi sering kita lupa. Kita bisa merogoh saku orang lain, tanpa harus merogoh saku sendiri yg memang kempes. Masalahnya, bagaimana kita bisa merogoh saku orang lain? Jadilah orang yang bisa dipercaya. Jika orang percaya, kita bisa dapatkan berapa pun modal yg diperlukan. Salam kenal…
May 28th, 2009 at 21:22
Assalamu ‘alaikum wr wb
Terima kasih atas artikel-artikel Wiraswasta nya ,Insya Alloh bermanfaat bagi umat.Mari kita gencarkan gerakan ekonomi mandiri dengan berwiraswasta sehingga akan tercipta pengusaha-pengusaha baru yang bisa menyerap tenaga kerja dan ikut menggerakkan roda ekonomi mayarakat Selamat menjadi pahlawan-pahlawan ekonomi semoga Alloh SWT selalu memberi kekuatan kepada kita .amien
Wassaamu ‘alaikum wr wb
wadiyo
http://dakwah.blogdetik.com/
Waalaikum salam. Amin. Terima kasih kembali Pak.
June 5th, 2009 at 05:49
[...] Cara Jitu Mengentaskan Kemiskinan [...]
August 19th, 2009 at 07:51
[...] kehidupan sehari-hari sehingga memberikan manfaat bagi dirinya dan ummat pada umumnya. 3. Jihad dalam Bidang Ekonomi (al-Jihad al-Iqtishody), yaitu: berjihad mencari nafkah untuk diri sendiri dan keluarganya serta [...]
June 11th, 2010 at 13:49
thanks infonya
visit : akhmad06.student.ipb.ac.id
December 14th, 2010 at 09:28
nice post…
kunjungi ini ya..
klik ini
thanks