Bisnis Sosial

Seni Beramal Melalui Bisnis

BISNIS SOSIAL, oleh siapa untuk siapa?

Posted by bisnissosial on 2 June 2009

Bisnis Sosial pertama kali digagas oleh Muhammad Yunus, orang Bangladesh, peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2006.

muhammad-yunus1

Ia mendirikan Bank Grameen sebagai proyek Bisnis Sosial-nya, dengan tujuan menolong orang paling miskin disekitarnya, dengan strategi kredit mikro yang revolusioner. Mengapa revolusioner? Karena pada saat bank lain ramai-ramai memberikan pinjaman besar untuk orang kaya, ia malah membuat pinjaman kecil untuk orang miskin. Ketika bank lain membutuhkan formulir dan perjanjian untuk memberikan pinjaman, ia malah memberikan pinjaman untuk kaum buta huruf.  Ia dengan Bank Grameen nya melakukan langkah yang kontradiktif dibandingkan dengan langkah yang dilakukan oleh bank pada umumnya dalam rangka menciptakan manfaat ekonomi dan sosial untuk kalangan bawah.

Bisnis Sosial menurut Muhammad Yunus ada dua versi:

1. Bisnis yang fokus menyediakan manfaat sosial (untuk orang miskin), bukan mencari keuntungan untuk pemilik perusahaan. Bisnis ini dimiliki oleh investor yang tidak mengharapkan keuntungan berupa uang/dividen, tetapi berupa kepuasan psikologis, emosional dan spiritual.

2. Bisnis yang mencari keuntungan yang maksimal, namun sahamnya dimiliki oleh (diberikan kepada) orang-orang miskin. Keuntungan dari bisnis ini diterima oleh mereka untuk mengurangi kemiskinan atau bahkan lepas dari kemiskinan sama sekali.

Didalam konsep Bisnis Sosial yang digagas oleh Muhammad Yunus ini, para investor Bisnis Sosial tidak berharap (tidak boleh mengambil?) keuntungan finansial.  Hal ini memberikan kesan bahwa untuk dapat mendirikan Bisnis Sosial kita harus menjadi orang kaya dulu karena kita tidak berharaf manfaat finansial dari bisnis yang kita dirikan. Pertanyaanya: kalau kita bukan orang kaya dan ingin  memberikan manfaat finansial untuk diri sendiri dan masyarkat miskin, bolehkan kita mendirikan Bisnis Sosial?  Jawaban saya BOLEH! (maap Pak Muhammad Yunus kalau anda berbeda pendapat…:)) Kalau ada yang menggolongkan Bisnis Sosial ini kedalam Bisnis Sosial Hibrida atau Kewirausahaan Sosial, ya silakan saja.

Bisnis Sosial sangat cocok diterapkan di Indonesia yang tengah dilanda krisis multi dimensi khususnya krisis ekonomi dan sosial. Dibutuhkan lebih dari 1 juta Pengusaha Bisnis Sosial untuk membantu 34,96 juta penduduk miskin Indonesia lepas dari kemiskinan.  Anda tertarik menjadi Pengusaha Bisnis Sosial? Siapa lagi yang akan membantu mereka kalau bukan anda?


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


11 Responses to “BISNIS SOSIAL, oleh siapa untuk siapa?”

  1.   c kusnadi Says:

    Saya tidak tahu banyak soal Muhamad Yunus tapi pernah dengar beliau peraih Hadiah Nobel Perdamaian th 2006. Saya sependapat dg Anda Bisnis Sosial cocok diterapkan di Indonesia. Yang paling sulit itu menciptakan sistem dan mengawalinya.
    Rasanya saya bisa merancang sistem dan bagaimana cara memulainya (mudah-mudahan bisa saya tulis pada postingan saya berikutnya). Hanya untuk mewujudkannya dibutuhkan tim yang mau bekerja secara sukarela namun sungguh-sungguh dan penuh komitmen. Terima kasih atas kunjungan dan komennya.

  2.   GOOD PERSONALITY Says:

    are you good personalility person ?
    http://goodpersonality.cjb.net

  3.   Bisnis Sosial « Bisnis Sosial Says:

    [...] Bisnis Sosial Bisnis Sosial merupakan CARA JITU MENGENTASKAN KEMISKINAN.  Bisnis Sosial pertama kali digagas oleh Muhammad Yunus yang berkebangsaan Bangladesh.  Proyek Bisnis Sosial pertamanya adalah Bank Grameen yang didirikan untuk membantu orang-orang paling miskin disekitarnya dengan memberikan kredit mikro.  Pada tahun 2006 Muhammad Yunus dan Bank Grameen yang didirikannya mendapat anugerah Hadiah Nobel Perdamaian atas upayanya menciptakan manfaat ekonomi dan sosial bagi rakyat miskin. Uraian selengkapnya silakan baca:   BISNIS SOSIAL, oleh siapa untuk siapa? [...]

  4.   priyo husodo Says:

    sy tertarik dengan konsep bisnis sosialnya …. apa ada detailnya? … sy sendiri pengen punya bisnis tapi bisa bermanfaat buat orang banyak … amien

  5.   yosephs Says:

    konsep yg bagus

  6.   ayomaju.com Says:

    Sama dengan konsep karl marx gak ya?
    Konsep sosialisme karl mark (kebalikan dari konsep kapitalisme) tentunya sangat berbeda bahkan tidak bisa dibandingkan dengan konsep Bisnis Sosial Muhammad Yunus, karena konteks dan kontennya berbeda. Konsep Bisnis Sosial membahas bagaimana cara yang paling tepat menolong orang-orang miskin. Konsep ini lebih tepat dibandingkan dengan konsep lembaga amal atau konsep bantuan tunai langsung (BLT).

  7.   Bisnis Sosial Says:

    Saya ada tulisan tentang tahapan pendirian bisnis sosial.
    Saya posting di http://bisnissosial.wordpress.com/
    Mohon masukannya.
    Terima kasih

  8.   » Bisnis tapi sosial, mungkinkah? Any which way you can… shout it Says:

    [...] oleh peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2006 Muhammad Yunus warga Bangladesh (ide-ide singkat beliau lihat di sini dan di sini), intinya bisnis yang fokus pada menghilangkan kemiskinan dengan tidak menjadikan [...]

  9.   boeding Says:

    ide bagus mas..semakin banyak orang yang kosen ke hal itu semakin bagus…
    ini saya kira juga bagian dari bisnis sosial http://tangandiatas.com/
    disana telah banyak menciptakan banyak enterpreneur…
    “Terima kasih. http://tangandiatas.com/ bagus banget. Saya sedang mencoba merealisasikan tulisan2 di blog ini melalui web bisnissosial.com. Mohon dukungannya”

  10.   OK Says:

    Luar biasa…..segera kita wujudkan!
    sudah terlalu lama bangsa kita terpuruk dalam kemiskinan baik miskin dalam arti sesungguhnya maupun miskin dalam ‘rasa’
    saya sangat tertarik dan ingin gabung dalam tim Bapak…..bagaimana caranya?
    Terima kasih atas kesediaanya bergabung. Banyak sekali yang harus dikerjakan untuk mewujudkan cita-cta ini, dan untuk itu diperlukan tim yang solid. Untuk tindaklanjut program ini telah dan sedang dibangun website: http://bisnissosial.com/ Silakan dibaca-baca dan diberi masukkan. Ada beberapa pekerjaan yang menanti untuk dikerjakan, detailnya kita komunikasikan lebih lanjut per email. Thans

  11.   mashoni Says:

    wah info yang mantap baru tau saya tentang pak yusuf ini..
    sangat pas sekali bisnis ini bila di terapkan di negara indonesia apalgi di tengah2 orang2 yang miskin makin terus bertambah…

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>