JIHAD MODERN
Posted by bisnissosial on 19 August 2009
Pasca peristiwa bom JW Marriot dan Ritz Carlton, kata jihad banyak dibicarakan orang dan para jihadis/mujahid menjadi kambing hitam peristiwa bom bunuh diri terse but.
Pengertian jihad sendiri berdasarkan wikipedia adalah: berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syariat Islam. Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan Din Allah atau menjaga Din tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para Rasul dan Al-Quran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan mendidik manusia agar sesuai dengan tujuan penciptaan mereka yaitu menjadi khalifah Allah di bumi.
Arti kata Jihad sering disalahpahami oleh yang tidak mengenal prinsip-prinsip Din Islam sebagai ‘perang suci’ (holy war); sedangkan istilah untuk perang adalah Qital, bukan Jihad. Perbuatan terorisme dengan bom bunuh diri jelas BUKANLAH JIHAD, karena tidak sesuai dengan pengertian dan tuntunan jihad menurut Islam.
Pada arti kata dasar jihad adalah “berjuang” atau “ber-usaha dengan keras”. Semangat jihad merupakan semangat yang harus ada pada diri setiap umat muslim dan setiap warga negara . Peringatan 17 Agustus 1945 yang baru saja kita rayakan, tiada lain adalah dalam rangka memperingati semangat jihad para pejuangan bangsa yang telah berjuang mempertaruhkan nyawanya dalam memperjuangkan dan membela kemerdekaan Negara dan Bangsa Indonesia.
Pada jaman dimana Negara dalam keadaan merdeka dan aman, bangsa Indonesia sangat membutuhkan semangat jihad modern sebagai berikut:
1. Jihad dalam Bidang Akhlak, yaitu: berjihad dalam melawan hawa nafsu dan godaan syetan sehingga perbuatan kita berada dalam jalan yang benar dan terhindar dari perbuatan dosa dan tercela serta bersabar dalam menghadapi berbagai rintangan.
2. Jihad dalam Bidang Ilmu, yaitu: berjihad menuntut ilmu (ilmu agama dan ilmu yang bermanfaat lainnya) serta mengamalkankan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberikan manfaat bagi dirinya dan ummat pada umumnya.
3. Jihad dalam Bidang Ekonomi (al-Jihad al-Iqtishody), yaitu: berjihad mencari nafkah untuk diri sendiri dan keluarganya serta berjuang menyantuni fakir miskin dan membantu mereka melepaskan diri dari kemiskinan.
Indonesia sangat membutuhkan semangat jihad tersebut diatas khususnya Jihad dalam Bidang Ekonomi. Negara Indonesia sudah 64 tahun merdeka, tetapi banyak saudara-saudara kita belum merdeka dari kemiskinan. Sebagai contoh di Jawa Barat masih terdapat 5,4 juta penduduk miskin (atau 13,01% dari jumlah penduduk). Oleh karena itu untuk menciptakan Indonesia Merdeka dari Kemiskinan dibutuhkan banyak sekali para Mujahid Iqtishody, Mujahid Bisnis, Mujahid Entrepreneur, atau seorang yang menjalankan jihad dalam bidang ekonomi dan benar-benar berhasil dalam kehidupan bisnis secara kaffah dan berhasil dalam mempersiapkan kehidupan akhirat sebagaimana yang telah dicontohkan dalam kehidupan Rasulullah dan para sahabatnya.
Related Posts:

August 19th, 2009 at 08:19
setuju, yg suka ngebom2 gitu kok kayak anak kecil yg ngambek krn ga dikasih permen aja, masak jihad diartikan dg segitu dangkalnya…:)
August 19th, 2009 at 16:44
Akar permasalahan, dan tinjauan komprehensif tentang sikap memandang enteng kematian, jarang dibahas. Kenapa bangsa ini begitu rela untuk mati (bahkan untuk berebut duit gopek di terminal, orang bisa tusuk-tusukan sampe mati). Semangat harikiri atau spirit kamikaze jepang dipelajari oleh bangsanya sendiri dan dimanfaatkan. Banyak dari kita tidak punya visi untuk mempertahankan dan menghargai hidup. Jika tidak dilihat menyeluruh, menghilankan terorisme hanya dreaming belaka..
August 19th, 2009 at 20:24
Ini penjelasan Jihad yang benar, dan cocok jadi acuan bagi wartawan dan aparat yang pengetahuannya dangkal, soalnya teror di Indonesia masih banyak tanda tanya, pemberitaan terlalu berlebihan contoh : masih banyak menggunakan kata “disebut-sebut” ; seolah-olah”sekonyong-konyong”, benar tidaknya terserah narasumber…jadi kalau kita mengerti dengan Jihad, berita tentang teror Indonesia sangat berlebihan membuat masyarakat skeptis dan tidak simpatik terhadap pemberitaan
August 24th, 2009 at 05:53
[...] Jihad seperti apa yang dapat dilakukan dan sangat dibutuhkan dijaman modern seperti sekarang ini? Baca selanjutnya di: JIHAD MODERN [...]
May 4th, 2010 at 10:25
yang suka ngebom itu jelas bukan jihad dan gk mungkin kalau dia masuk surga..meskipun dia yakin dengan keyakinannya tapi itu berarti tidak menjamin kalau dia benar…